soulHARMONY

12 Juni 2009

Berat Bagi Saya

Filed under: Serba-Serbi — soulharmony @ 4:21 pm

Suatu ketika teman saya bercerita tentang pengalamannya di interview sebuah perusahaan tempat ia melamar. Dia bercerita kalau si pewawancara bertanya sesuatu yang tidak nyambung dengan bidang pekerjaan yang dilakoni oleh perusahaan itu. Ketika itu dia ditanya ‘Hal apa yang paling berat dalam hidup anda ?’. Teman saya itu pun menjawab, ‘Yang paling berat dalam hidup saya adalah sampai saat ini saya masih berstatus pengangguran walaupun sudah puluhan kali di test dan di berikan kesempatan interview oleh perusahaan’.Menurut saya apapun apa yang dia jawab itu benar, karena saat ini hal itulah yang ia rasakan berat untuk dijalani. Setiap manusia memiliki permasalahan hidup yang berat yang berbeda atau malah sama dengan orang lain, apakah itu masalah kehidupan rumah tangga, masalah cinta, masalah finansial, dll, tergantung dari apa yang ia alami sekarang. Kembali lagi, ketika pertanyaan itu dilimpahkan kepada saya, apa yang paling berat dalam hidup saya ?Menjaga kepercayaan. Inilah permasalahan terberat dalam hidup saya, mesti menjaga rahasia, aib, amanah dari orang lain adalah resiko yang harus saya simpan meskipun terasa berat. Entah kenapa mereka mau bercerita tentang kelakuan buruknya kepada saya, sementara saya begitu beban harus menyimpannya. Seorang teman pernah bercerita bahwa dia pernah aborsi karena dia belum siap menanggung malu dan belum siap menjadi ibu bagi calon anaknya, dan ia meminta saya untuk menyimpannya. Dia meminta saya untuk menjadi telinga untuk mendengar keluhan, dan menjadi mata untuk perjalanan hidupnya ke depan. Ketika dia bertanya, kepada siapa lagi saya harus percaya dan bercerita tentang gejolak beban saya ini ? Saya berusaha menenangkannya dan mencari seseorang atau sesuatu untuk dia menyimpan rahasia, kemudian saya beri dia petunjuk bahwa yang sanggup untuk menyandang beban dan menyembunyikan rahasiamu bukanlah seseorang melainkan ‘Dzat’, karena dia lah Sang Rahasia, dan Maha Penyimpan Rahasia untuk semua rahasia makhluk. Saya hanya berusaha untuk menyimpan semua sampai ajal menjemput saya, dan saya tidak akan menceritakannya meskipun saya tidak pernah berjanji untuk itu.
Saya berharap kepada mereka-mereka nanti, agar dapat menjaga kepercayaan saya dan teman-teman yang lain, karena bagaimana pun menjaga kepercayaan itu adalah beban.

Janji. permasalahan terberat kedua yang menjadi beban saya. Saya tidak akan berjanji karena saya takut ingkar, walaupun sering saya mengingkari apa yang pernah saya janjikan, itu pun karena ada alasan lain yang membackup keingkaran saya itu. Beberapa hari yang lalu, saya berjanji untuk mengunjungi teman lama, kebetulan dia baru datang dari luar kota dan saya berjanji menemuinya malam itu. Tapi yang namanya lupa, saya malah membelokkan perjalanan saya ke tempat lain tanpa saya sadari saya telah mengingkari janji saya. Kesempurnaan hanya milikNya, dan Dia Yang Maha Mengerti.
Berikanlah janji yang bisa dan sanggup kalian tepati karena mereka yang simpatik akan menjadi musuh dihadapan kalian bila janji yang kalian ungkapkan hanyalah sebatas kata-kata saja.

Komitmen. Inilah beban terakhir yang saya anggap berat, karena sampai saat ini dan seingat saya, saya belum pernah menarik kata-kata yang sudah saya ucapkan meski pun itu sebenarnya menyakiti hati saya, dan menjadi gejolak yang dahsyat dalam hati saya. Satu kali saja kita menjilat ludah, maka selamanya kita akan di cap sebagai pembual dan tidak bisa pegang kata-kata sendiri. memang antara janji dan komitment sangat tipis perbedaannya, dimana letaknya saya juga tidak menjelaskan. Maaf ini masalah hati, Seorang teman, pernah berkomitment kepada saya bahwa ia tidak akan pernah menjalin kembali hubungan dengan seseorang yang pernah menyakitinya, dan saya diminta menjadi pemegang komitmennya itu. Tapi sekarang ia tidak bisa menjaga apa yang telah ia ucapakan, alasannya ini masalah hati tidak bisa didustakan dan ia terpaksa melanggar komitmen dia sendiri. Dan pada akhirnya pun ia tidak mau lagi bertemu saya, karena ia malu telah melanggar komitment yang telah ia pegang.
Berikanlah statement dan komitment yang semampunya akan bisa kalian lakukan, daripada kalian menjadi seorang pembual yang hanya bisa berkata-kata.

Iklan

18 Komentar »

  1. hemmm .. bener² berat yaaa 🙂

    Komentar oleh nia — 12 Juni 2009 @ 6:14 pm

  2. nambah satu lagi, tanggung jawab juga berat loh

    Komentar oleh masoglek — 13 Juni 2009 @ 10:58 pm

  3. KEJUJURAN dan KEBENARAN.. beraaat yaaaa
    Salam Sayang

    Komentar oleh KangBoed — 18 Juni 2009 @ 2:35 pm

  4. ya memang tidak enak menjadi penganguran , tapi ga usah kawatir kan hidup selalu ada ujung pangkalnya dan pasti segala sesuatunya ada jalan.

    selamat siang

    Komentar oleh kawanlama95 — 23 Juni 2009 @ 12:58 pm

  5. Kunjungan balik nih…..
    Tapi dari semua itu yg paling berat menurut SAYA….adalah megingkari hati nurani…

    Komentar oleh mas8nur — 23 Juni 2009 @ 3:34 pm

  6. sesuatu yang berat akan terasa lebih ringan jika kita menjalaninya dengan ikhlas..

    *soktau* 😀

    Komentar oleh Billy Koesoemadinata — 23 Juni 2009 @ 6:18 pm

  7. berat memang
    tapi yakin mampu 🙂

    Komentar oleh achoey — 23 Juni 2009 @ 10:34 pm

  8. yan
    tabah ya ..

    Komentar oleh newbiedika — 24 Juni 2009 @ 3:18 pm

  9. Buat saya yang berat itu, ngangsur cicilan rumah… 🙂

    Komentar oleh dewifatma — 24 Juni 2009 @ 4:27 pm

  10. selamat malam bang
    pa cabar?
    wah……emang benar berat banget
    slam hangat selalu

    sing sabar saja

    Komentar oleh bluethunderheart — 24 Juni 2009 @ 8:18 pm

  11. kepercayaan, janji, dan komitmen akan menjadi berat jika selalu diletakkan pada tanggung jawab, namun bila kita mampu menempatkannya pada hak yang ada dalam diri kita niscaya terasa ringan dan tidak membebani

    Komentar oleh HE. Benyamine — 4 Juli 2009 @ 4:45 pm

  12. dilupain aja cerita2 rahasianya mas.
    kalo suatu saat mreka tanya: “inget ngga”? trus kita bilang “lupa”. kita bisa ngeles: “aku lupa supaya aku tak cerita ke lainnya”. hehehe 😀

    Komentar oleh phiy — 6 Juli 2009 @ 9:45 am

  13. Kalau saya, yang terberat adalah menjaga idealisme..bagaimana menghadapi godaan di tempat kerja agar tetap menjadi guru profesional sementara kepentingan pragmatis dan godaan korupsi waktu demi mencari tambahan penghasilan datang bertubi-tubi..salut bagi yang bisa mengatasi hal terberat dalam hidupnya..itulah yang pantas mendapat gelar manusia super!!!

    Komentar oleh Syamsuddin Ideris — 8 Juli 2009 @ 10:13 pm

  14. Kalau untuk masalah jawab menjawab hal seperti ini sebaiknya ikuti WORKSHOP saya tentang JOB OPPORTUNITIES, seperti halnya kemarin dua hari di AKIN St Paulus Semarang.

    Pada intinya adalah cara berpikir dan cara menjawab, sehingga jawaban kita bisa diterima sang penanya.

    Demikian info, dari piranhamas.wordpress.com

    Komentar oleh Agus Setiyawan — 9 Juli 2009 @ 11:34 pm

  15. yang paling berat adalah hidup ini sendiri; jika tidak hidup kita tak memiliki apa2; jika tak memiliki apa2 tak ada yang memberati…
    entahlah.

    Komentar oleh hajriansyah — 5 Desember 2009 @ 9:07 pm

  16. malam bang
    semagattttttttttttt
    salam hangat selalu

    Komentar oleh bluethunderheart — 10 Desember 2009 @ 7:32 pm

  17. semangat 🙂

    trisr06.student.ipb.ac.id

    Komentar oleh aan — 11 Juni 2010 @ 2:38 pm

  18. wah…
    ketiganya…plus tanggung jawab

    adalah

    hal2 berat..

    Hanya berlindung pada Allah saja-lah kita2 manusia biasa ini…agar dapat menjalankan hidup dengan baik…

    Insyaallah

    Komentar oleh putri — 1 Juli 2010 @ 1:51 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: